Berpikirlah seperti penata kamera: satu shot, satu lensa, satu tata cahaya, dan apa yang ditangkap mikrofon.
Satu shot, satu gerakan
Veo unggul pada satu shot berkelanjutan. Sebutkan subjek, aksinya, dan satu gerakan kamera — push-in, tilt lambat, tracking — lalu berhenti. Dua gerakan dalam satu prompt biasanya saling meniadakan.
CobaA lone rider crosses a mirror-flat salt lake at dawn, wide anamorphic framing, slow push-in, hooves echoing
Tulis dialog di dalam tanda kutip
Veo 3.1 bisa berbicara. Tulis kalimatnya di dalam tanda kutip dan sebutkan siapa yang mengucapkannya serta bagaimana nadanya. Cukup satu kalimat; delapan detik itu tidak lama.
CobaAn old fisherman on a pier, gulls overhead, he looks at the camera and says "the tide waits for no one", warm evening light
Jaga konsistensi karakter dengan referensi
Hingga tiga gambar referensi bisa mengunci wajah, busana, produk, atau gaya di sepanjang shot. Gunakan referensi yang sama pada prompt berikutnya agar karakternya tetap konsisten antar potongan.
CobaReference: three photos of the same ceramic mug. Prompt: the mug on a marble counter, morning light, steam rising, slow orbit
Deskripsikan suara sebagai kalimat tersendiri
Ambience dan efek dihasilkan bersamaan dengan gambar, jadi berikan bagian kalimatnya sendiri: seperti apa suasana ruangannya, satu atau dua efek spesifik, dan ada atau tidaknya musik. Keheningan pun terbaca sebagai pilihan, bukan bawaan.
CobaA bakery at 5 a.m., dough thumping on the counter, oven door creak, the first tray sliding in, no music